Energi listrik 1

NAMA : Harisman

NPM : 30409286

KLS : 2 ID 05

  1. Peralatan apa saja yang diperlukan dalam sistem pengadaan energi listrik untuk industri, rumah tangga !

Jawab : sistem pengadaan listrik yaitu sebagai berikut:

  1. Pembangkit yaitu sebagai sumber tenaga listrik yang antara lain berupa PLTA, PLTU, PLTD, PLTN dsb.
  2. Tranmisi yaitu sebagai jaringan untuk menyalurkan tenaga listrik dari pembangkit ke beban atau ke jaringan distribusi.
  3. Distribusi yaitu sebagai jaringan yang menyalurkan tenaga listrik ke konsumen atau pemakai.
  1. Gambar dan terangkan cara merubah energi, serta peralatan yang diperlukan !

Jawab :

Energi mekanis menjadi energi listrik

Energi listrik menjadi energi mekanik (gerak)

Energi listrik menjadi energi listrik

Pada gambar perubahan energi di atas , peralatan atau piranti yang digunakan secara singkat dapat diterangkan sebagai berikut :

  1. Generator yakni piranti atau peralatan listrik yang dapat dipergunakan untuk mengubah enrgi mekanis menjadi energi listrik, dapat berupa generator arus searah maupun generator arus bolak-balik.
  2. Motor yakni piranti atau peralatan listrik yang dapat dipergunakan untuk mengubah energi listrik menjadi energy mekanis, juga dapat berupa motor arus searah maupun motor arus bolak-balik.
  3. Transformator (trafo) yakni peralatan atau peralatan listrik yang dapat dipergunakan untuk mengubah energy listrik yang dapat dipergunakan untuk mengubah energi listrik yang 1 ke energi listrik yang lain dimana tegangan keluaran (output) dapat dinaikkan atau diturunkan oleh piranti ini sesuai dengan kebutuhan.
  1. Apa gunanya transformator ?

Jawab : peralatan listrik yang dapat dipergunakan untuk mengubah energy listrik yang dapat dipergunakan untuk mengubah energi listrik yang 1 ke energi listrik yang lain dimana tegangan keluaran (output) dapat dinaikkan atau diturunkan oleh piranti ini sesuai dengan kebutuhan.

  1. Dibagi atas berapa macam trafo berdasarkan kegunaannya?

Jawab : macam-macam trafo berdasarkan fungsinya antara lain sebagai berikut:

  1. Trafo penaik tegangan (step up) atau dapat disebut trafo daya.
  2. Trafo penurun tegangan (step down) atau dapat juga disebut trafo distribusi.
  3. Trafo alat ukur (instrument).
  4. Trafo yang dipergunakan pada peralatan atau rangkaian elektronik, yakni untuk memblokir rangkain satu dengan rangkaian yang lainnya.
Advertisements
Posted in Uncategorized | Leave a comment

elemen mesin 2

NAMA : HARISMAN

NPM : 30409286

KLS : 2 ID O5

SOAL

Jangkar suatu motor arus searah mempunyai 648 penghantar dimana 65% langsung dibawah kutub dengan kerapatan fluks sebesar 48000 garis gaya per in². Jika diameter jangka 7 in dan panjang 4 in, arus yang mengalir pada tiap penghantar 20 ampere, hitunglah :

  1. Garis gaya total yang cenderung untuk memutar jangkar.
  2. Torsi yang bekerja pada jangkar dalam 1b-ft.
  3. Arus jangkar total, jika garis edar paralelnya sebanyak 4.

 

Jawab

  1. F = BxIx111300000 = 648×0,65x48000x20x411300000 = 143,5 lb.
  2. T = F x lengan (jari-jari inti jangkar)

= 143,5 x (7/2 x 1/12)

= 41,8 lb-ft.

  1. Arus jangkar total= 4 x 20 Ampere = 80 ampere
Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

teknik tenaga listrik

NAMA : HARISMAN

KELAS : 2ID 05

NPM : 30409286

MATA KULIAH : TEKNIK TENAGA LISTRIK

DOSEN : PAK EKA PATRIADI

  1. Apa yang dimaksud dengan komponen komulatif ?

Disebut komponen komulatif karena arah arus yang mengalir pada kumparan medan seri searah dengan arus yang mengalir dikumparan medan seri searah dengan arus yang mengalir dikumparan shunt, terbagi atas:

  • Komponen lebih(over compound)
  • Komponen kurang(under compound)
  • Komponen rata(plat compound)
  1. Jelaskan apa yang dimaksud komponen diferensial?

Disebut komponen diferensial karena arah arus yang mengalir dimedan seri berlawanan arah dengan arus yang mengalir pada medan shunt.

Contoh soal:

Suatu generator arus searah seri 50kw, 250volt, resistan kumparan jangkar 0,1 ohm, rugi tegangan pada sikat tidak ada, hitung:

  1. Arus jangkarnya bila bekerja pada beban penuh
  2. Resistan medan seri bila tegangan yang dibangkitkan= 300 volt

Penyelesaian:

Diketahui

P output= 50kw

V= 250volt

Ra= 0,1 ohm

Eg= 300volt

Jawab

A. Arus jangkarnya

Ia= p outputvt = 50000250 = 200 ampere

 

B. Resistan medan seri

Eg = Vs + Ia Ra + I Rs + Negi tegangan pada sikat

300= 250 +200 x 0,1 + 200 x Rs + 0

300= 270 + 200 x Rs

Rs = 30200 = 0,15 ohm

Posted in Uncategorized | Leave a comment

KIAT SUKSES DIDUNIA KERJA

Begitu lulus dari bangku sekolah atau perkuliahan, kita tentu ingin mendapatkan pekerjaan yang bagus yang dapat meningkatkan taraf hidup kita. Dan selama kita bekerja, kita pun tentu ingin meraih kesuksesan sama seperti saat kita berada di bangku perkuliahan. Bagi anda para pemula yang sedang memasuki dunia kerja, mungkin anda merasa belum percaya diri menunjukkan kepada perusahaan tempat anda melamar, potensi apa yang anda miliki. Barangkali karena anda baru lulus dari perguruan tinggi yang meskipun ada penjurusan tetapi tidak bisa langsung diterapkan sepenuhnya di dunia kerja, menjadi suatu keahlian. Atau anda mungkin tidak sempat mengenyam bangku perkuliahan dan hanya mengantongi ijasah SMU, maka anda sulit mengatakan potensi khusus apa yang anda miliki.

Dalam bekerja sebagai seorang karyawan bila kita tidak mengetahui potensi diri kita maka akan sulit rasanya untuk dapat maju berkembang. Berikut ini adalah cara mengembangkan potensi diri untuk meraih sukses di dunia kerja menurut penulis :

  • Memahami betul-betul bidang pekerjaan yang akan kita geluti.
  • Fokus dengan bidang pekerjaan  yang akan kita jalani.
  • Yakin dengan abilitas yang kita miliki.
  • Jangan takut akan melakukan kesalahan, karena kesuksesan kita berawal dari kegagalan kita yang terdahulu.
  • Rajin beribadah dan berdo’a kepada Tuhan, karena Dialah yang akan menentukan semuanya.

INGIN naik jabatan dan bisa berkembang dalam kantor pasti menjadi harapan setiap karyawan. Karyawan tentu tak ingin otak dan kreativitas mandek begitu saja lantaran sudah ‘nyaman’ dengan pekerjaan yang selama ini dihadapi. Perasaan itu sah-sah saja menghinggapi diri, karena setiap orang memang harus memiliki keinginan untuk maju. Kalau memang memiliki potensi yang bagus, atasan tentu tak akan menutup mata untuk mempromosikan Anda ke jenjang yang lebih tinggi. Tapi untuk mewujudkan semua itu butuh proses, dan Anda tidak bisa mendapatkannya secara instan.

Bicara tentang promosi dalam hal karier tak lepas dari performance atau kompetisi dari karyawan yang bersangkutan. Dalam hal ini penilaian berdasarkan performance management yang ditetapkan perusahaan adalah berupa komponen intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ). Secara umum job description, tugas, dan tanggung jawab seorang karyawan tidak hanya tertera secara tertulis saja, di luar itu juga dapat menjadi penilaian.

Kenaikan promosi juga dapat dipengaruhi masa kerja dan berapa lama seseorang berproduksi. Tak kalah penting ialah sejauh mana individual development plan yang dimiliki karyawan menjadi pertimbangan perusahaanIndividual development plan itu tidak hanya bersifat in house saja, tapi bisa berupa seminar, workshop, atau kursus yang diikuti seorang karyawan. Selain itu penilaian kompetensi yang merupakan keahlian bersifat general atau khusus juga menjadi modal dasar bagi seorang karyawan. Sementara penilaian kecerdasan emosi, sangat dipengaruhi faktor kepribadian. Artinya, sejauh mana seorang karyawan dapat adaptable dengan cultur atau value dari perusahaan yang bersangkutan.

Yang dimaksud dengan EQ adalah bagaimana seorang karyawan memiliki cara, teknik, atau strategi berkomunikasi di dalam sebuah organisasi. Kalau komunikasinya baik, di mana si penerima pesan dapat memahami apa yang diutarakan, maka kesuksesan di dunia kerja bukan hanya impian. Karyawan yang memiliki EQ baik biasanya dapat memahami perasaan dan pandangan orang lain, juga memiliki empati dan pendekatan yang baik kepada orang lain di sekitarnya. Dengan EQ yang cerdas, seorang karyawan akan mampu diterima di mana saja. Dengan begitu pekerjaannya akan sukses,

Begitu lulus dari bangku sekolah atau perkuliahan, kita tentu ingin mendapatkan pekerjaan yang bagus yang dapat meningkatkan taraf hidup kita. Dan selama kita bekerja, kita pun tentu ingin meraih kesuksesan sama seperti saat kita berada di bangku perkuliahan. Bagi anda para pemula yang sedang memasuki dunia kerja, mungkin anda merasa belum percaya diri menunjukkan kepada perusahaan tempat anda melamar, potensi apa yang anda miliki. Barangkali karena anda baru lulus dari perguruan tinggi yang meskipun ada penjurusan tetapi tidak bisa langsung diterapkan sepenuhnya di dunia kerja, menjadi suatu keahlian. Atau anda mungkin tidak sempat mengenyam bangku perkuliahan dan hanya mengantongi ijasah SMU, maka anda sulit mengatakan potensi khusus apa yang anda miliki.

Dalam bekerja sebagai seorang karyawan bila kita tidak mengetahui potensi diri kita maka akan sulit rasanya untuk dapat maju berkembang. Berikut ini adalah cara mengembangkan potensi diri untuk meraih sukses di dunia kerja menurut penulis :

  • Memahami betul-betul bidang pekerjaan yang akan kita geluti.

  • Fokus dengan bidang pekerjaan  yang akan kita jalani.

  • Yakin dengan abilitas yang kita miliki.

  • Jangan takut akan melakukan kesalahan, karena kesuksesan kita berawal dari kegagalan kita yang terdahulu.

  • Rajin beribadah dan berdo’a kepada Tuhan, karena Dialah yang akan menentukan semuanya.

INGIN naik jabatan dan bisa berkembang dalam kantor pasti menjadi harapan setiap karyawan. Karyawan tentu tak ingin otak dan kreativitas mandek begitu saja lantaran sudah ‘nyaman’ dengan pekerjaan yang selama ini dihadapi. Perasaan itu sah-sah saja menghinggapi diri, karena setiap orang memang harus memiliki keinginan untuk maju. Kalau memang memiliki potensi yang bagus, atasan tentu tak akan menutup mata untuk mempromosikan Anda ke jenjang yang lebih tinggi. Tapi untuk mewujudkan semua itu butuh proses, dan Anda tidak bisa mendapatkannya secara instan.

Bicara tentang promosi dalam hal karier tak lepas dari performance atau kompetisi dari karyawan yang bersangkutan. Dalam hal ini penilaian berdasarkan performance management yang ditetapkan perusahaan adalah berupa komponen intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ). Secara umum job description, tugas, dan tanggung jawab seorang karyawan tidak hanya tertera secara tertulis saja, di luar itu juga dapat menjadi penilaian.

Kenaikan promosi juga dapat dipengaruhi masa kerja dan berapa lama seseorang berproduksi. Tak kalah penting ialah sejauh mana individual development plan yang dimiliki karyawan menjadi pertimbangan perusahaanIndividual development plan itu tidak hanya bersifat in house saja, tapi bisa berupa seminar, workshop, atau kursus yang diikuti seorang karyawan. Selain itu penilaian kompetensi yang merupakan keahlian bersifat general atau khusus juga menjadi modal dasar bagi seorang karyawan. Sementara penilaian kecerdasan emosi, sangat dipengaruhi faktor kepribadian. Artinya, sejauh mana seorang karyawan dapat adaptable dengan cultur atau value dari perusahaan yang bersangkutan.

Yang dimaksud dengan EQ adalah bagaimana seorang karyawan memiliki cara, teknik, atau strategi berkomunikasi di dalam sebuah organisasi. Kalau komunikasinya baik, di mana si penerima pesan dapat memahami apa yang diutarakan, maka kesuksesan di dunia kerja bukan hanya impian. Karyawan yang memiliki EQ baik biasanya dapat memahami perasaan dan pandangan orang lain, juga memiliki empati dan pendekatan yang baik kepada orang lain di sekitarnya. Dengan EQ yang cerdas, seorang karyawan akan mampu diterima di mana saja. Dengan begitu pekerjaannya akan sukses,
Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

KIAT SUKSES KULIAH SAMBIL BEKERJA

Dalam dunia kerja saat ini yang dituntut adalah profesional yang harus dibuktikan dengan pengalaman-pengalaman yang pernah dialami, maka sebagai mahasiswa yang nantinya akan memasuki dunia kerja sudah semestinya mempersiapkan diri agar bisa siap di terima oleh dunia kerja yang persaingannya sudah sangat ketat. untuk menghadapi fenomena tersebut. Kuliah sambil kerja, apakah mungkin? Jadwal kuliah yang padat ditambah dengan tugas-tugas kuliah yang seabreg, membuat mahasiswa berpikir seribu kali untuk kuliah sambil bekerja, jika tidak ingin kuliahnya terganggu

Bagi mahasiswa yang bekerja di instansi pemerintah mungkin lebih mudah mengatur waktunya karena jam kerja yang tetap dan lebih fleksibel. Tetapi bagi mahasiswa yag bekerja pada instansi swasta, ketatnya jam kerja dan adanya jam kerja tambahan atau lembur menjadi kendala utama.

Jangankan mendapat dispensasi, bahkan ada banyak perusahaan yang tidak mau karyawannya mengambil kuliah karena khawatir akan mengganggu kerjanya, yang berujung pada kerugian perusahaan. Untuk menunjang karier, ada sebagian orang yang secara sembunyi-sembunyi melakukan kuliah sambil bekerja.

Kendala lain yaitu tidak berharganya nilai sebuah ijazah. Jangankan hanya mengandalkan ijazah SMA, pencari kerja dengan ijazah strata satu (S-1) pun saat ini sangat sulit mendapat pekerjaan. Lulusan SMA paling hanya menduduki posisi sales promotion girls (SPG), waitress, kasir, atau posisi administrasi umum dan supervisor bagi orang-orang yang sangat beruntung. Namun apakah posisi bisa memberikan pengalaman bagi mahasiswa (sebagai calon tenaga kerja) untuk memasuki dunia kerja sesuai dengan jurusan yang diambil?

Jika tidak, jadi untuk apa berusah payah membagi padatnya waktu kuliah dengan waktu untuk bekerja? Ternyata dunia kerja tidak hanya menuntut pengalaman yang sesuai dengan bidang yang akan dimasukinya, tapi minimal calon pekerja sudah tahu apa dan seperti apa dunia kerja itu. Bagi mereka tentunya ketika dia memasuki dunia kerja yang sesungguhnya, akan lebih mudah beradaptasi.

Sehubungan dengan adanya fenomena itu, saat ini sudah ada lembaga pendidikan yang menyediakan suatu sistem perkuliahan yang dapat mendukung bagi mahasiswanya yang ingin kuliah sambil bekerja, yakni dengan menyediakan kelas-kelas khusus disediakan dengan jam kerja yang ada. Kelas-kelas khusus tersebut adalah kelas malam atau karyawan yang diperuntukkan bagi mereka yang bekerja pagi, kelas weekend yang dapat dimanfaatkan oleh karyawan dengan lima hari kerja, kelas shift untuk yang bekerja dengan sistem pembagian waktu kerja.

Hal lain yang menjadi kendala yaitu tidak mudah membagi waktu antara kuliah, kerja, istirahat, dan urusan-urusan lain. Hanya sedikit orang yang dapat me-manage waktunya dengan sangat baik sehingga dia sukses dalam kuliah dan karier. Tapi di samping sedikit orang hebat itu, banyak juga yang merasa kesulitan membagi waktunya sehingga harus memilih tetap melanjutkan kuliah atau mempertahankan pekerjaannya.

Dari urian di atas, kuliah sambil kerja (terutama sistem kerja shift) ternyata tidak mudah dilakukan jika tidak didukung oleh jadwal kuliah yang dirancang sesuai dengan jam kerja. Di samping itu juga harus ada motivasi yang kuat dari dalam diri sendiri.

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Posted in Uncategorized | 1 Comment